Random posts

3/randomposts

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 21 Oktober 2017

Kenali Tanda Tanda & Golden Period Penyakit Jantung Koroner


 









    Spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospitals Surabaya, dr Samuel Sudanawidjaja SpJP, menerangkan bagaimana penyakit jantung koroner sering kali disebut sebagai silent killer disease, dimana penderita biasanya terlihat sehat dan masih beraktivitas normal.

Namun, suatu saat bisa saja tiba-tiba mengalami serangan jantung akut ataupun kematian mendadak.Oleh karena itu, informasi untuk mengenali gejala serangan jantung sangat penting

Samuel mengatakan, indikasi serangan jantung koroner adalah seseorang mengalami rasa seperti tertekan benda berat di bagian dada, terasa sakit hingga ke ulu hati, dan napas pendek. Pada serangan yang lebih berat, penderita akan merasa mual, muntah, keringat dingin, hingga hilang kesadaran."Dulu, pasien jantung koroner yang saya tangani berusia 50-60 tahun, sekarang mulai usia 40-an. Ironisnya, beberapa kali ada juga pasien yang baru berusia 30 tahun,"kataSamuel.Kondisi tersebut ditengarai akibat lifestyle modern. Misalnya, mengonsumsi makanan cepat saji yang tidak sehat, minum-minuman beralkohol, dan merokok.

Maka dari berhentilah  merokok, menjalani diet sehat, dan menjaga berat badan ideal. Selain itu melakukan olahraga teratur minimal 30 menit 3 kali seminggu, dan rutin memeriksakan kondisi kesehata